Mitra Bisnis PayTren Majalengka. Pakai PayTren, Tagihan Bulananmu jadi Duit

Membantu Pendaftaran dan Aktivasi Mitra Pebisnis Baru. Silahkan Hubungi Kontak yang Tersedia.

  • HALAMAN UTAMA
  • JALAN MENUJU KEBERLIMPAHAN
  • BELANJA ONLINE
  • TONTON PayTren TV
  • LANGKAH-LANGKAH PENDAFTARAN PAYTREN

Minggu, 02 Desember 2018

Cara Kreatif Ajari Anak Kelola Uang. UNTUK INFO DAN PENDAFTARAN PAYTREN HUBUNGI MITRA PAYTREN KECAMATAN RAJAGALUH, KABUPATEN MAJALENGKA, PROVINSI JAWA BARAT WA +62838 2424 1982

Cara Kreatif Ajari Anak Kelola Uang
Penulis : sumber : klasika.kompas.id, 
Image News
Bukan saatnya lagi berpikir anak tak boleh ikut campur dalam masalah keuangan. Sebaliknya, anak harus dikenalkan dan dilibatkan dalam mengelola keuangan sejak ia masih kecil. Banyak keuntungannya. Mereka berlatih tanggung jawab, belajar matematika secara langsung, sekaligus dapat berinteraksi dengan orangtua secara lebih intens. Ratih Ibrahim, psikolog dan Direktur PT Personal Growth, berbagi cerita tentang pentingnya mengajari anak mengelola keuangan serta bagaimana ia sendiri menerapkannya kepada anak-anaknya. Seperti dituturkannya, seluruh proses belajar, termasuk pengelolaan keuangan, adalah proses pembentukan perilaku yang nantinya akan menjadi permanen pada anak. Pengondisian belajar ini dapat dimulai pada usia yang sangat dini. Anak butuh diajarkan mengelola keuangan secara benar. Pada umumnya, bentuk pengelolaan keuangan ini adalah menabung, berhemat, dan membelanjakan uang dengan hemat. “Berhemat dan membelanjakan uang dengan bijak itu bisa berbeda. Kalau berhemat, kan, membeli yang relatif murah. Kalau bijak, itu bisa saja seseorang membeli satu barang yang harganya cukup mahal, tetapi kualitasnya bagus karena memang perlu. Nah, itu kan bukan boros,” ujar Ratih, Selasa (22/7/2014). Akar pelajaran pengelolaan keuangan mulai dari berhemat. Perilaku hemat berarti bisa menunda keinginan konsumtif dan kemudian menyimpan uang. Sejak kecil, Ratih mengajari anak untuk mengonsumsi segala sesuatu secukupnya. “Sejak umur 1 tahun, anak saya dibiasakan untuk makan secukupnya. Mengambil secukupnya. Membeli mainan satu saja,” tutur Ratih. Ia melanjutkan, ketika anak mulai berumur 2 tahun misalnya, Ratih mengajari untuk memilah barang berdasarkan harga. Jika membeli mainan, anak diminta untuk mengambil barang yang harganya maksimal lima digit. “Itu kan paling besar tidak sampai Rp 100 ribu. Saya tidak bilang yang murah karena konsep murah itu abstrak dan relatif. Tapi, saya bilang pada anak, barang dengan harga segitu yang Mama bisa bayar,” cerita Ratih. Jika cara-cara semacam itu bisa dilakukan dengan konsisten, anak memang masih akan tetap punya keinginan untuk berbelanja, tetapi nafsu itu bisa ia kendalikan. Uang saku Strategi berikutnya diterapkan ketika usia anak sudah lebih besar. Sistem uang saku. “Mulai usia SD, anak sudah bisa diberikan uang saku, misalnya satu hari Rp 5.000. Kalau tidak terpakai, uang ini bisa masuk celengan,” ujar Ratih. Baginya, hal yang tak kalah penting adalah membawakan bekal ke sekolah agar anak tidak terkondisikan untuk jajan. “Selain sehat, ia bisa lebih berhemat,” kata Ratih. Pada akhir minggu, anak boleh menilik jumlah yang telah ia tabung. Uang itu bisa ia gunakan untuk membeli barang yang harganya sesuai. “Jadi, anak tahu gunanya menyimpan. Semakin lama dan semakin besar ia menabung, semakin besar pula nilai barang yang bisa ia peroleh,” ungkap Ratih. Nilai uang saku bisa ditambah seiring dengan usia anak yang semakin dewasa. Misalnya 1 minggu Rp 50 ribu untuk anak SMP dan 1 bulan Rp 300 ribu untuk SMA. Di sini, orangtua juga melatih anak dengan tanggung jawab yang lebih besar. Ada hal menarik lain yang diterapkan Ratih pada anak-anaknya. “Jika butuh tambahan uang, mereka harus bekerja,” ujarnya. Yang ia maksud adalah bekerja di rumah, di luar pekerjaan rutin seperti membereskan kasur atau mencuci piring. “Mereka bisa mencuci mobil, menyapu seluruh rumah, atau membantu saya menyiapkan presentasi. Semua ada harganya,” tutur Ratih sambil tertawa. Dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, ia mengajarkan lagi pada anak hal baru, bekerja. Anak makin bertanggung jawab, keluarga pun makin harmonis. [NOV]
- Desember 02, 2018
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Disruptif Era Digital PayTren; Mengubah Gaya Hidup dari Pengeluaran Konsumtif Menjadi Pengeluaran yang Produktif. Hubungi PayTrener Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat WA 0838 2424 1982

 Disruptif Era Digital PayTren; Mengubah Gaya Hidup dari Pengeluaran Konsumtif Menjadi Pengeluaran yang Produktif Yang dilakukan oleh peng...

  • HIDUP ANDA, MAU DIBUAT SEDERHANA ATAU DIBUAT RUMIT? HUBUNGI PAYTRENER KECAMATAN LEUWIMUNDING, KABUPATEN MAJALENGKA, PROVINSI JAWA BARAT WA 0838 2424 1982
      HIDUP ANDA, MAU DIBUAT SEDERHANA ATAU DIBUAT RUMIT?  DUA PILIHAN HIDUP Ada 2 pilihan untuk menjalani hidup ini bagi orang dewasa yang t...
  • FINTREN HADIRKAN ASURANSI KESEHATAN. UNTUK INFO DAN PENDAFTARAN PAYTREN HUBUNGI MITRA PAYTREN KECAMATAN KADIPATEN, KABUPATEN MAJALENGKA, PROVINSI JAWA BARAT WA +62838 2424 1982
      FINTREN HADIRKAN ASURANSI KESEHATAN Kesehatan Resiko lainnya yang dapat menggangu nilai ekonomi seseorang adalah resiko ...
  • PAYTREN; MEMBANTU MENGAWALI ANDA MENJADI ORANG LUAR BIASA. HUBUNGI PAYTRENER KECAMATAN LEUWIMUNDING, KABUPATEN MAJALENGKA, PROVINSI JAWA BARAT WA 0838 2424 1982
     PAYTREN; MEMBANTU MENGAWALI ANDA MENJADI ORANG LUAR BIASA Konsep dari bisnis ini adalah membangun jaringan konsumen dengan produk yang me...

KATEGORI PILIHAN

BISNIS PAYTREN (9) DAFTAR PAYTREN (50) FINANCIAL TRENI (12) INFO PAYTREN (12) PENGEMBANGAN MITRA PAYTREN (34) TIPS FINTREN (5)

Pilih Menu

Dibawah.

TERIMA KASIH.
Toko Online l Peluang Bisnis l Paket Bisnis l Legalitas 
 Penghasilan l Kesaksian l Pembayaran

Berkirim Pesan Whatsapp
 

DISCLAIMER

Website ini bukan merupakan website official PayTren melainkan website promosi mitra resmi PayTren.

Cari Blog Ini

  • Beranda

Mengenai Saya

Yogacitra
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2019 (12)
    • ►  Januari (12)
      • ►  Jan 03 (4)
      • ►  Jan 02 (4)
      • ►  Jan 01 (4)
  • ▼  2018 (349)
    • ▼  Desember (121)
      • ►  Des 31 (4)
      • ►  Des 30 (4)
      • ►  Des 29 (4)
      • ►  Des 28 (4)
      • ►  Des 27 (4)
      • ►  Des 26 (4)
      • ►  Des 25 (4)
      • ►  Des 24 (4)
      • ►  Des 23 (4)
      • ►  Des 22 (4)
      • ►  Des 21 (4)
      • ►  Des 20 (4)
      • ►  Des 19 (4)
      • ►  Des 18 (4)
      • ►  Des 17 (4)
      • ►  Des 16 (4)
      • ►  Des 15 (4)
      • ►  Des 14 (4)
      • ►  Des 13 (4)
      • ►  Des 12 (4)
      • ►  Des 11 (4)
      • ►  Des 10 (3)
      • ►  Des 09 (4)
      • ►  Des 08 (4)
      • ►  Des 07 (3)
      • ►  Des 06 (4)
      • ►  Des 05 (4)
      • ►  Des 04 (4)
      • ►  Des 03 (3)
      • ▼  Des 02 (4)
        • Mengatur Keuangan Bagi Karyawan Muda. UNTUK INFO D...
        • Cara Kreatif Ajari Anak Kelola Uang. UNTUK INFO DA...
        • PERENCANAAN KEUANGAN. UNTUK INFO DAN PENDAFTARAN P...
        • Mengelola Keuangan Keluarga. UNTUK INFO DAN PENDAF...
      • ►  Des 01 (4)
    • ►  November (119)
      • ►  Nov 30 (4)
      • ►  Nov 29 (4)
      • ►  Nov 28 (4)
      • ►  Nov 27 (4)
      • ►  Nov 26 (4)
      • ►  Nov 25 (4)
      • ►  Nov 24 (4)
      • ►  Nov 23 (4)
      • ►  Nov 22 (4)
      • ►  Nov 21 (4)
      • ►  Nov 20 (4)
      • ►  Nov 19 (4)
      • ►  Nov 18 (4)
      • ►  Nov 17 (4)
      • ►  Nov 16 (4)
      • ►  Nov 15 (4)
      • ►  Nov 14 (4)
      • ►  Nov 13 (4)
      • ►  Nov 12 (4)
      • ►  Nov 11 (4)
      • ►  Nov 10 (3)
      • ►  Nov 09 (5)
      • ►  Nov 08 (4)
      • ►  Nov 07 (4)
      • ►  Nov 06 (4)
      • ►  Nov 05 (4)
      • ►  Nov 04 (4)
      • ►  Nov 03 (3)
      • ►  Nov 02 (4)
      • ►  Nov 01 (4)
    • ►  Oktober (109)
      • ►  Okt 31 (4)
      • ►  Okt 30 (4)
      • ►  Okt 29 (4)
      • ►  Okt 28 (4)
      • ►  Okt 27 (4)
      • ►  Okt 26 (4)
      • ►  Okt 25 (4)
      • ►  Okt 24 (4)
      • ►  Okt 23 (4)
      • ►  Okt 22 (4)
      • ►  Okt 21 (4)
      • ►  Okt 20 (4)
      • ►  Okt 19 (5)
      • ►  Okt 18 (4)
      • ►  Okt 17 (4)
      • ►  Okt 16 (4)
      • ►  Okt 15 (4)
      • ►  Okt 14 (4)
      • ►  Okt 13 (4)
      • ►  Okt 12 (4)
      • ►  Okt 11 (5)
      • ►  Okt 10 (3)
      • ►  Okt 09 (4)
      • ►  Okt 08 (4)
      • ►  Okt 07 (4)
      • ►  Okt 06 (3)
      • ►  Okt 05 (4)
      • ►  Okt 04 (1)

Laporkan Penyalahgunaan

MENU

  • HALAMAN UTAMA
  • FITUR PAYTREN
  • MENUJU KECERDASAN FINANSIAL
  • PEMBELAJARAN
  • BELANJA ONLINE
  • Lihat PayTren TV



Logo Fintren 

  • Home
  • Tentang Kami
  • Literasi
  • News
  • Bantuan
  • Login




Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.

Berikut ini adalah link situs resmi Treni / PayTren

www.paytren.co.id | www.treni.co.id |www.mytreni.com|www.belanjaqu.co.id

© 2018 PayTren. All Rights Reserved.